Meninggalkan 66 tahun, beban ‘waktu dibiarkan sendiri’ dihadapi aktris Kim Young-ok > berita

Lewati ke konten

Seluruh pencarian di dalam situs

뒤로가기 berita

Meninggalkan 66 tahun, beban ‘waktu dibiarkan sendiri’ dihadapi aktris…

페이지 정보

작성자 playbbs 작성일 26-06-11 18:37 조회 1,165 댓글 0

본문

Meninggalkan 66 tahun, beban ‘waktu sendirian’ yang dihadapi aktris Kim Young-ok

Ditulis pada: 11 Juni 2026 | Kolom oleh kritikus isu terkini yang berspesialisasi dalam TI/media

Gambar representatif (Pembuatan Wajah Memeluk)
66년의 세월을 뒤로하고, 배우 김영옥이 마주한 ‘홀로 남겨진 시간’의 무게
Kartu Perkenalan Pendahuluan

Apa artinya bersama seseorang lebih dari setengah seumur hidup? Aktris Kim Young-ok, yang mendominasi suatu era, berbagi perasaan sedihnya untuk pertama kalinya melalui saluran YouTube-nya setelah meninggalnya suaminya selama 66 tahun, mendiang Kim Young-gil. Meskipun dia cukup aktif untuk mempermalukan pria berusia 90 tahun itu, ruang kosong yang dia hadapi dalam kehidupan sehari-hari setelah kehilangan orang yang dicintainya begitu besar dan dingin. Selain sekedar menjadi figur publik sebagai seorang aktor, rasa sakit karena kehilangan yang dialami sebagai manusia dan kesepian karena usia tua yang ditinggalkan sangatlah memilukan bagi banyak orang. Dalam kolom ini, melalui catatan kehilangan yang diakuinya, kami ingin menyoroti kesedihan mendalam akibat kehilangan di hari tua yang belum dapat kami pahami serta kekuatan yang menopang kehidupan kami sehari-hari.

Kartu Paragraf Isi 1

Kim Young-ok muncul di depan publik lagi tiga minggu setelah kematian suaminya, tetapi kehidupan sehari-hari yang dia jalani sangat berbeda dari sebelumnya. Perubahan nyata pertama adalah perasaan tidak berdaya di depan meja. Baginya, yang selama ini menganggap remeh makanan suaminya dan makan bersama, meja kosong itu kini menjadi ruang di mana bahkan ‘alasan untuk makan’ pun terhapus. Dia dengan jujur ​​​​mengungkapkan ketidakberdayaan yang datang ketika pengabdiannya kepada seseorang berhenti. Hal ini lebih dari sekedar masalah asupan nutrisi, namun juga mewakili rasa kehilangan yang mendalam ketika peran seseorang dalam merawat seseorang hilang. Meski terlihat khawatir dari orang-orang di sekitarnya, dia dengan tenang berkata, ‘Ini bukan karena aku patah hati, itu karena aku tidak makan,’ namun kekosongan yang terkandung dalam jawaban kering itu justru semakin menyakiti hati orang-orang yang melihatnya.

Kartu Paragraf Isi 2

Bagian yang paling memilukan dari pengakuannya adalah kepedihan yang sangat pribadi saat melihat penampakan suaminya. 66 tahun adalah waktu yang cukup bagi jejak orang lain untuk meresap ke dalam setiap sel kehidupan seseorang. Dia mengaku bahwa ketika dia masih hidup, dia terus melihat punggung suaminya duduk di kursi dan melihat ke luar jendela, dan dia merasa itu adalah kesalahannya. Hal ini sejalan dengan ‘rasa bersalah orang-orang yang ditinggalkan’ yang sering dialami oleh mereka yang pernah mengalami duka. Meski telah berusaha semaksimal mungkin untuk merawat dan mendampinginya, mengenang saat-saat terakhir orang yang meninggal dan menyalahkan diri sendiri adalah beban terberat yang harus ditanggung oleh orang yang ditinggalkan. Penglihatan yang dia rasakan bukanlah khayalan belaka, tapi mungkin merupakan bagian dari proses berkabung di mana otak memproyeksikan kerinduan namun belum menerima kenyataan bahwa orang yang dia bagikan sepanjang hidupnya telah menghilang.

Kartu Paragraf Isi 3

Hubungan antara Kim Young-ok dan mendiang penyiar Kim Young-gil dimulai dari hari-hari mereka di kelas penyiaran di Universitas Chung-Ang, dan secara harfiah merupakan narasi seperti film. Bagi pasangan yang telah bersama selama 66 tahun dan memiliki satu putra dan dua putri setelah menikah pada tahun 1960, duka cita akan menjadi kejutan yang lebih dari sekedar kematian satu orang, seperti runtuhnya fondasi kehidupan mereka. Sebagai penyiar KBS, almarhum dicintai oleh publik karena citranya yang rapi dan dapat dipercaya, dan merupakan asisten dan pasangan hidup Kim Young-ok yang kuat. Melihat suaminya, yang meninggal setelah lama berjuang melawan penyakit, Kim Young-ok berkata bahwa dia telah mempersiapkan diri secara mental, namun dalam menghadapi perpisahan yang akan datang, mengatakan 'tidak apa-apa' sepertinya tidak lebih dari mekanisme pertahanan untuk menghibur dirinya sendiri. Ketidakberdayaan bahkan karena tidak bisa membaca buku dan tidak tahu harus berbuat apa sudah cukup untuk menghentikan sejenak kehidupan sehari-hari seorang aktor tua yang telah menjalani seluruh hidupnya dengan intens.

Kartu Paragraf Isi 4

Meski demikian, Kim Young-ok tidak mengabaikan kehangatan para penggemar dan staf produksi yang peduli padanya. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas komentar-komentar yang mendukung dan tidak melupakan perhatian hangat yang ia berikan kepada para staf yang berhalangan hadir dalam jamuan makan bagi mereka yang tetap tinggal. Hal ini menunjukkan bahwa rasa sakit karena kehilangan yang dialaminya bukanlah kesedihan yang egois, dan bahwa ia masih memiliki keinginan untuk berkomunikasi dengan dunia. Kehidupannya yang tak henti-hentinya menerima tantangan baru, seperti melempar lemparan pertama di usia 90 tahun, bagaikan perjuangan mulia di hari tua untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari meski dalam kesedihan. Meskipun lubang menganga di hatinya tidak dapat dengan mudah diisi, dia menghadapi kesepian itu dengan caranya sendiri dan melanjutkan hidupnya dalam keheningan.

Kartu Kesimpulan

■ Kesimpulan dan pandangan analisis

Pengakuan jujur Kim Young-ok membuat kita menghadapi kenyataan pahit 'kedukaan di hari tua' yang selama ini diabaikan oleh masyarakat kita. Kehidupan sehari-hari setelah kehilangan orang yang dicintai bukan sekadar masalah yang dapat diselesaikan seiring berjalannya waktu, namun merupakan proses yang sulit di mana orang yang ditinggalkan harus menghibur diri dan menanggung rasa sakitnya setiap hari. Meskipun demikian, keteguhan dan perhatian yang ia tunjukkan kepada orang-orang di sekitarnya mengingatkan kita tentang sikap paling bermartabat terhadap kesedihan. Saat kita menyaksikan masa duka mendalam yang dialami oleh seseorang bernama Kim Young-ok, kita menyadari sekali lagi betapa terbatas dan berharganya waktu yang kita miliki bersama orang-orang berharga di sekitar kita. Saya sangat berharap sinar matahari yang penuh kedamaian akan kembali meresap ke dalam kesehariannya, dan keberanian yang ia tunjukkan dalam hidup akan memberikan kenyamanan bagi banyak orang yang mengalami kesedihan yang sama.

* Posting ini adalah komentar dari PlayBBS yang menganalisis istilah pencarian populer Google Trends secara real-time dan artikel utama terkait.

댓글목록 0

등록된 댓글이 없습니다.

Copyright © playbbs.net. All rights reserved.

Site Information

Company: Varasoft Co., Ltd. Representative: Jaxon Park Email: admin@playbbs.net

View PC Version